Search

Get Gifs at CodemySpace.com

Selasa, 11 Oktober 2011

Kesulitan Menjadi Kaya

Mengapa 90% dari Anda mengalami kesulitan untuk menjadi kaya? Itu semua terjadi karena kebiasaan Anda selalu menginginkan kenikmatan seketika, karena kebiasaan Anda untuk selalu menikmati hasil saat ini dan tidak memiliki kesabaran untuk menunggu keuntungan dimasa yang akan datang, akibatnya Anda lebih banyak berbelanja dari pada ber-investasi.
Anda lebih suka membelanjakan uang Anda untuk membeli mobil baru, TV Flat baru, HP model terbaru atau rancangan baju terbaru dari designer terkenal, sesungguhnya itu semua hanyalah kenikmatan seketika.


Ketika berbicara tentang investasi dalam bentuk tabungan, saham, produk asuransi, emas atau properti, biasanya Anda akan berfikir dua kali atau mengatakan belum waktunya. Oleh karena itu sebanyak apapun uang yang Anda peroleh akan cepat menguap dan tidak berkembang.
Siapapun Anda, dan apapun profesi Anda saat ini, karyawan, profesional maupun pengusaha, bila Anda tidak ber-investasi maka Anda tidak akan pernah kaya. Walaupun bisnis atau gaji Anda mampu membelikan barang – barang mewah yang Anda inginkan saat ini, semua itu hanyalah kenikmatan sesaat ketika Anda lupa ber-investasi. Seberapa kaya Anda sebenarnya diukur dengan seberapa lama Anda mampu menjalani gaya hidup Anda yang sama apabila Anda berhenti bekerja atau bisnis Anda bangkrut.
Saya yakin saat ini Anda memiliki apa yang disebut dengan Primary Income atau pendapatan utama. Kalau Anda seorang karyawan pendapatan utama Anda adalah gaji, kalau Anda profesional pendapatan utama Anda tentunya profesi Anda, sedangkan kalau Anda seorang pengusaha pendapatan utama Anda adalah bisnis Anda.
Pendapatan utama inilah yang biasanya membiayai kebutuhan hidup Anda, tidak ada yang salah dengan ini. Namun seringkali kebutuhan hidup tersebut sama atau bahkan melampaui arus kas dari pendapatan utama Anda, Kenapa? Karena tanpa Anda sadari yang Anda sebut kebutuhan hidup itu sesungguhnya terdiri dari Biaya Hidup dan Gaya Hidup…Biaya hidup adalah sesuatu yang betul – betul Anda perlukan sementara gaya hidup belum tentu.
Biaya hidup dan gaya hidup garisnya sangat tipis, sehingga keduanya menjadi samar dan menempati prioritas utama pengeluaran Anda. Akibatnya? Arus pendapatan Anda dari Pendapatan utama habis bahkan kurang, dan ini umumnya disebabkan oleh gaya hidup Anda bukan oleh biaya hidup. Bahkan seringkali Anda menggadaikan pendapatan Anda dimasa yang akan datang demi gaya hidup Anda saat ini, contohnya beli HP terbaru dengan nyicil, kredit, dsb. Anda akhirnya hidup diatas kemampuan Anda.
Anda mau bukti?? Coba lihat kembali pengeluaran Anda bulan lalu…saya yakin 30% – 40% adalah sesuatu yang sesungguhnya bisa Anda tunda pembeliannya atau bahkan tidak perlu sama sekali. Atau, lihat kembali barang – barang dirumah Anda…coba perhatikan…Anda akan menemukan barang – barang yang Anda beli 1 – 2 tahun lalu yang baru Anda pakai 1 kali atau bahkan belum Anda pergunakan sama sekali.
Jika ini yang terjadi dengan diri Anda, bersiaplah…karena Anda hanya akan menikmati atau kaya sesaat. So…bijaklah memanfaatkan hasil jerih payah Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar